Home News Gerindra Bela Diplomasi Prabowo, Sugiat Santoso: Indonesia Kini Bukan Penonton di Panggung Global.

Gerindra Bela Diplomasi Prabowo, Sugiat Santoso: Indonesia Kini Bukan Penonton di Panggung Global.

Menanggapi Kritik Dino Patti Djalal, Gerindra Sebut Intensitas Kunjungan Luar Negeri Presiden Prabowo Jadi Strategi Perkuat Investasi, Ketahanan Pangan, dan Posisi Indonesia di Dunia.

36
0
SHARE
Gerindra Bela Diplomasi Prabowo, Sugiat Santoso: Indonesia Kini Bukan Penonton di Panggung Global.

Keterangan Gambar : Juru Bicara Partai Gerindra, Sugiat Santoso, menegaskan diplomasi aktif Presiden Prabowo Subianto menjadi strategi memperkuat posisi Indonesia di panggung global saat memberikan keterangan dalam rapat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

WARTALINTASBATAS.MY.ID, JAKARTA – Partai Gerindra menegaskan bahwa intensitas kunjungan luar negeri Presiden Prabowo Subianto merupakan bagian dari strategi diplomasi aktif Indonesia untuk memperkuat posisi bangsa di tengah situasi geopolitik global yang semakin dinamis. Juru Bicara Partai Gerindra, Sugiat Santoso, menilai kehadiran langsung Presiden Prabowo di berbagai forum internasional menjadi langkah penting guna memastikan Indonesia memiliki pengaruh kuat dalam menentukan arah kebijakan global.

Pernyataan tersebut disampaikan Sugiat Santoso sebagai respons atas kritik diplomat senior Dino Patti Djalal terkait frekuensi lawatan luar negeri Presiden Prabowo. Menurut Sugiat, kondisi dunia saat ini tidak lagi bisa disikapi dengan pendekatan diplomasi konvensional. Ia menegaskan bahwa era modern menuntut kepala negara hadir secara langsung untuk membangun komunikasi strategis, memperluas kerja sama internasional, serta memperkuat posisi tawar bangsa di hadapan negara-negara besar.

“Di tengah ketegangan geopolitik dunia, kehadiran Pak Prabowo di panggung internasional bukan sekadar kunjungan kerja biasa. Ini merupakan langkah proaktif agar Indonesia tidak hanya menjadi penonton, tetapi ikut mewarnai arah kebijakan global yang berdampak langsung terhadap stabilitas ekonomi nasional,” ujar Sugiat, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI.

Gerindra menilai tingginya intensitas kunjungan luar negeri Presiden Prabowo mencerminkan meningkatnya peran Indonesia di tingkat global. Menurut Sugiat, banyak negara kini menginginkan keterlibatan Indonesia dalam berbagai isu strategis, mulai dari ketahanan pangan, investasi, energi, hingga kerja sama pertahanan. Di bawah kepemimpinan Prabowo, Indonesia dinilai tampil sebagai kekuatan ekonomi baru sekaligus representasi penting negara berkembang atau Global South.

Lebih lanjut, Sugiat menegaskan bahwa pendekatan diplomasi Presiden Prabowo dilakukan secara berimbang kepada negara-negara mitra strategis, baik di kawasan Barat maupun Timur. Langkah tersebut dinilai menjadi implementasi nyata politik luar negeri bebas aktif Indonesia, di mana Indonesia bersahabat dengan semua negara tanpa kehilangan independensi dan tetap menjaga kedaulatan nasional dari pengaruh pihak mana pun.

Meski demikian, Gerindra mengaku tetap terbuka terhadap berbagai kritik dan masukan dari tokoh nasional maupun pakar hubungan internasional. Sugiat mengajak seluruh elemen bangsa, termasuk Dino Patti Djalal, untuk bersama-sama mengawal penguatan diplomasi Indonesia agar memberikan manfaat konkret bagi rakyat, termasuk membuka peluang investasi, memperkuat ketahanan pangan, serta menciptakan lapangan kerja di dalam negeri.(WLB/ REL)